Jabatan,
harta, prestasi, kehormatan, kepintaran adalah beberapa hal yang ingin dicapai
manusia dalam hidupnya. Manusia ingin menjadikan dirinya ‘yang terbaik’ menurut
ukurannya. Murid-murid Tuhan Yesus pun demikian; ingin memperoleh semua itu. Pikir
mereka, Kerajaan Allah sama seperti kerajaan duniawi yang dipimpin oleh Yesus sehingga
mereka ingin memperoleh jabatan di dalamnya. Melihat itu, Yesus menempatkan
seorang anak kecil sebagai ‘papan jungkit’ bagi mereka. Bahwa yang terbesar
dalam Kerajaan Surga adalah orang yang mau hidup seperti seorang anak kecil. Maka,
yang harus orang lakukan adalah bertobat dan kemudian merendahkan hatinya
seperti anak kecil itu.
Dalam Perjanjian
Lama, Tuhan memberikan malaikat kepada orang-orang Israel agar menuntun dan
melindungi mereka dari ancaman lawan, musuh dan bangsa lain yang jahat. Malaikat
itu juga yang akan mengantar orang Israel ke tempat yang sudah disiapkan Allah
bagi bangsa Israel. Maka, dengan malaikat, bangsa Israel selamat. Allah begitu
baik terhadap mereka.
Santo Agustinus pernah
berkata:
“Malaikat menunjukkan jabatan, bukan kodrat. Kalau engkau menanyakan kodratnya, maka ia adalah roh;
kalau engkau menanyakan jabatannya, maka ia adalah malaikat".
Lembah Bantik Pineleng

Tidak ada komentar:
Posting Komentar