Mrk.
2:13-17
Lemah
itu sama dengan tidak berdaya. Ketidakberdayaan selalu identik dengan
orang-orang kecil dan sederhana: yang tidak punya rumah, pekerjaan,
tunjangan/jaminan hidup, serta menderita. Mereka inilah yang lebih membutuhkan
perhatian, kasih sayang, belas kasihan dan kemurahan hati. Itu sebabnya, mereka
perlu diangkat, dipeluk, dirangkul, bahkan dipelihara secara intensif. Itulah tugas
perutusan setiap orang yang percaya kepada Kristus.
Hari
ini, Tuhan Yesus menegaskan semangat hidup itu. Ia datang kepada orang-orang
yang tak berpengharapan, miskin dan bersengsara, serta orang-orang berdosa. Ia tahu
siapa mereka sehingga menyapa dan “memerdekakan” mereka. Mereka adalah sesama-Nya.
Mereka adalah gambaran Allah, dan mereka adalah ciptaan Allah yang mengambil
bagian dalam dunia ini. Itu sebabnya, Yesus mengutamakan mereka. Yesus
menomor-satukan mereka.
Di
satu sisi, kita ini orang lemah seperti mereka, tapi punya kehidupan ekonomi, sosial
dan peradaban yang masih lebih baik dari mereka. Bukankah kita harus
mencukupkan mereka? Bukankah kita memiliki tugas untuk memberi mereka “makanan?”
Tuhan Yesus berpesan, “kalau kamu punya dua helai baju, berikan yang satu
kepada mereka yang tak punya.” Itu berarti, Yesus ingin ada kesamaan dan
persamaan di antara kita.
Lembah
Bantik Pineleng
Tidak ada komentar:
Posting Komentar